BPBD Situbondo mendirikan tenda darurat di lokasi longsor di Desa Alastengah, Kecamatan Sumbermalang, untuk mengantisipasi potensi longsor susulan pada Selasa (25/11/2025). Kebijakan ini dilakukan setelah seorang warga bernama Hosnainah tertimbun material longsor pada Senin sore, ketika berusaha menyelamatkan diri setelah melihat tebing mulai runtuh.
Longsor terjadi pada pukul 14.30 dan menimpa rumah milik Akiman di Dusun Krajan. Selain rumah tersebut, ada tiga rumah lain yang berada di zona rawan. Kepala Pelaksana BPBD Situbondo, Sruwi Hartanto, menjelaskan bahwa tenda darurat disiapkan sebagai tempat aman sementara bagi warga untuk menghindari ancaman longsor lanjutan.
Sruwi juga menyebut bahwa Desa Alastengah termasuk wilayah dengan tingkat kerawanan longsor berdasarkan kajian risiko BPBD. Selain Alastengah, kawasan rawan juga berada di Kecamatan Sumbermalang, Arjasa, dan Jatibanteng. BPBD kini mengirim tim rehabilitasi dan konstruksi untuk melakukan asesmen kerusakan serta menghitung nilai kerugian rumah terdampak.
Sebelum kejadian, wilayah tersebut diguyur hujan deras sejak pukul 13.00, memicu tebing setinggi 15 meter runtuh dan merusak sebagian bangunan rumah Akiman. Saat longsor terjadi, pemilik rumah sedang berada di ladang sehingga hanya Hosnainah yang berada di lokasi. Berkat bantuan warga, korban berhasil dievakuasi dan dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis.
Dikutip dari RRI.co.id