Nasional

BNPB Prioritaskan Karhutla Kalteng dan Sumsel, 663,61 Hektare Masih Ditangani

BNPB Prioritaskan Karhutla Kalteng dan Sumsel, 663,61 Hektare Masih Ditangani

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memprioritaskan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan. Kedua provinsi tersebut menjadi fokus pemadaman karena masih terdapat area kebakaran yang membutuhkan penanganan.

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan, berdasarkan data per 13 Oktober 2026, luas area karhutla yang masih ditangani di enam provinsi mencapai 663,61 hektare.

Di Kalimantan Tengah, area yang masih dalam penanganan mencapai 7,80 hektare. Sementara itu, kebakaran di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting tercatat seluas 513,89 hektare. Di Sumatera Selatan, luas area yang ditangani mencapai 49,58 hektare, sedangkan di Jambi sekitar 74,5 hektare.

BNPB melaporkan kondisi berbeda di Riau. Hingga laporan tersebut disampaikan, tidak ditemukan lagi titik api maupun laporan kebakaran aktif di wilayah itu.

Untuk mempercepat pemadaman, BNPB bersama unsur terkait mengerahkan operasi darat dan udara. Upaya tersebut meliputi pemadaman langsung oleh petugas, penggunaan helikopter untuk pengeboman air (water bombing), serta operasi modifikasi cuaca.

BNPB juga memperkuat koordinasi dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk menekan penyebaran api serta mengurangi dampak asap terhadap masyarakat dan wilayah sekitarnya.