Semarang – PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Utama Jawa Tengah melaksanakan kegiatan silaturahmi dan diskusi bersama RS Samsoe Hidayat di Resto Silver Spoon, Hotel Metro Semarang, pada Selasa (8/9/2026). Kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat koordinasi antara Jasa Raharja dan mitra rumah sakit dalam mendukung kelancaran proses pelayanan dan pembayaran klaim bagi masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur RS Samsoe Hidayat, dr. Murti Wandrati, M.Kes.; Kepala Bapenda Jawa Tengah, Muhamad Masrofi, S.Sos., M.Si.; Kepala Kantor Wilayah Utama Jasa Raharja Jawa Tengah, Hendriawanto; Kepala Bagian Pelayanan Jasa Raharja, Lumalo M. Harahap; Kepala Bagian Asuransi Jasa Raharja, Suryo Setyantoro Putro; serta Kepala Cabang Jasa Raharja Semarang, Manggala Aji Mukti. Kehadiran jajaran dari kedua institusi tersebut mencerminkan pentingnya kolaborasi antarpemangku kepentingan dalam mendukung penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam diskusi, Jasa Raharja bersama RS Samsoe Hidayat membahas sejumlah hal yang berkaitan dengan pelaksanaan pelayanan bagi korban kecelakaan lalu lintas, khususnya terkait koordinasi dalam proses administrasi dan pembayaran klaim. Komunikasi yang terjalin secara intensif diharapkan dapat membantu memastikan setiap proses berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan, sehingga kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan dan perlindungan dasar pascakecelakaan dapat ditangani secara lebih efektif.
Koordinasi dengan mitra rumah sakit menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung kualitas pelayanan Jasa Raharja. Rumah sakit merupakan salah satu mitra strategis dalam penanganan korban kecelakaan, terutama dalam memberikan pelayanan medis kepada korban. Oleh karena itu, keselarasan informasi, komunikasi, dan koordinasi antara Jasa Raharja dengan pihak rumah sakit diperlukan agar proses pelayanan dapat berlangsung secara tertib dan memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Selain membahas aspek pelayanan, kegiatan silaturahmi tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi antarpihak dan membangun pemahaman bersama terhadap berbagai kebutuhan yang berkembang dalam proses pelayanan korban kecelakaan. Dengan koordinasi yang semakin baik, berbagai kendala yang berpotensi muncul dalam proses administrasi maupun pelayanan diharapkan dapat diidentifikasi dan ditindaklanjuti secara lebih cepat sesuai kewenangan masing-masing pihak.
Dalam menjalankan tugasnya, Jasa Raharja berposisi sebagai penyelenggara perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas jalan dan penumpang angkutan umum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Salah satu sumber dana yang mendukung pemberian santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas jalan yang memenuhi ketentuan adalah Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Keberadaan SWDKLLJ turut mendukung penyelenggaraan perlindungan dasar bagi masyarakat yang menjadi korban kecelakaan dan memenuhi persyaratan untuk memperoleh santunan sesuai ketentuan yang berlaku.
Sinergi dengan rumah sakit juga menjadi bagian dari komitmen Jasa Raharja untuk menghadirkan pelayanan yang tidak hanya berorientasi pada penyelesaian administrasi, tetapi juga memberikan kemudahan dan kepastian bagi masyarakat dalam memperoleh haknya sesuai ketentuan. Melalui koordinasi yang berkelanjutan, Jasa Raharja dapat terus memperkuat kualitas hubungan dengan mitra pelayanan sekaligus memastikan proses penanganan korban kecelakaan berjalan secara optimal.
Kegiatan silaturahmi dan diskusi bersama RS Samsoe Hidayat diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama yang telah terjalin serta membuka ruang koordinasi yang semakin efektif ke depannya. Jasa Raharja bersama mitra rumah sakit akan terus menjaga komunikasi dan kolaborasi dalam rangka mendukung pelayanan yang cepat, tepat, dan sesuai ketentuan kepada masyarakat.
Melalui sinergi yang kuat dengan seluruh mitra pelayanan, Jasa Raharja berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan korban kecelakaan lalu lintas. Kolaborasi yang terjaga diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung terciptanya pelayanan yang semakin responsif dan berorientasi pada kebutuhan pengguna layanan.