Jakarta – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memastikan kereta cepat Whoosh rute Jakarta-Bandung tetap beroperasi aman dan normal di tengah potensi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Pemantauan dilakukan secara berlapis untuk memastikan kondisi sarana dan prasarana tetap mendukung keselamatan perjalanan.
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan pemantauan melibatkan tim operasi, keselamatan, sarana, dan prasarana, termasuk melalui perjalanan kereta konfirmasi sebelum layanan penumpang dimulai. Pemeriksaan juga dilakukan melalui Operation Control Center (OCC) dan secara langsung di sepanjang jalur Whoosh sepanjang 142,3 kilometer.
KCIC memberikan perhatian khusus pada jalur terbuka yang berpotensi terpapar abu vulkanik. Sistem pengamanan juga memungkinkan penyesuaian kecepatan apabila terdeteksi kondisi yang dapat mengganggu perjalanan. Hingga saat ini, jarak pandang di sepanjang jalur masih normal dan berbagai komponen penting, seperti jaringan listrik, persinyalan, rel, serta pantograf, masih berfungsi dengan baik.
Selain itu, KCIC melakukan Volcanic Ash Risk Assessment berdasarkan informasi BMKG untuk menentukan langkah mitigasi jika terjadi peningkatan paparan abu vulkanik. Penumpang juga diimbau menggunakan masker dan kacamata saat berada di area terbuka stasiun, menjaga kondisi kesehatan, serta mengikuti arahan petugas dan memantau informasi perjalanan melalui kanal resmi Whoosh.