Politik

Wakil Ketua DPR RI Dorong Akselerasi Pesantren untuk Mendukung Visi Indonesia Maju

Wakil Ketua DPR RI Dorong Akselerasi Pesantren untuk Mendukung Visi Indonesia Maju

Jakarta, 8 November 2025 — Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurizal menekankan pentingnya akselerasi pesantren sebagai bagian dari pembangunan bangsa dan pencapaian visi Indonesia Maju.

Menurut Cucun, pesantren harus menjadi lembaga yang tidak hanya menjaga moral bangsa, tetapi juga menjadi penggerak perubahan.

“Pesantren harus menjadi lembaga yang tidak hanya menjaga moral bangsa, tetapi juga penggerak perubahan menuju Indonesia maju dan berkeadaban,” kata Cucun dalam Seminar Nasional bertema “Merumuskan Peta Jalan Kebangkitan Pesantren: Akselerasi Pesantren dalam Membangun Bangsa” di Jakarta, Jumat (7/11/2025).

Cucun menegaskan bahwa pesantren tetap menjadi pilar moral bangsa sekaligus pusat lahirnya generasi berilmu dan berakhlak.


Langkah Konkret Kebangkitan Pesantren

Ia menilai momentum kebangkitan pesantren perlu diwujudkan melalui langkah nyata, antara lain:

  • Pembaruan kurikulum pesantren yang adaptif terhadap tantangan zaman
  • Tata kelola pesantren yang transparan dan akuntabel
  • Peningkatan kesejahteraan guru dan santri
  • Penguatan kemandirian ekonomi pesantren
  • Integrasi inovasi digital dalam pendidikan pesantren

Pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren

Praktisi pendidikan dan pengasuh pesantren Badriyah Fayumi menekankan perlunya Direktorat Jenderal (Ditjen) khusus pesantren untuk implementasi Undang-Undang Pesantren. Direktorat ini akan mempercepat:

  • Rekognisi dan afirmasi bagi semua jalur pendidikan pesantren, formal maupun non-formal
  • Fasilitasi santri dan lulusannya agar mendapatkan pengakuan resmi

Kementerian Agama menyatakan pembentukan Ditjen Pesantren sudah berada di tahap akhir, termasuk revisi aturan dan penyusunan struktur eselon.

“Dengan pembentukan Ditjen, diharapkan pengelolaan pesantren semakin profesional dan mendukung pengembangan generasi muda Indonesia,” ujar Badriyah.Dikutip dari antaranews.com